Wang Zhe Rong Yao, Arena Of Valor, Mobile Legends dan Perkembangan eSports di Indonesia


Wang Zhe Rong Yao, Arena Of Valor, Mobile Legends dan Perkembangan eSports di Indonesia
Wang Zhe Rong Yao, Arena Of Valor, Mobile Legends dan Perkembangan eSports di Indonesia
MobaGenie.ID - Halo Mogie, kali ini Genie mau ngebahas salah satu Game MOBA yang sempat booming di Indonesia pertengahan Tahun 2018 lalu yaitu Arena of Valor. Seperti kita tau, belakangan ini Indonesia begitu terasa sekali perkembangan Dunia eSports hususnya pada Kejuaraan Game mobile. Ternyata selain mempunyai sejarah panjang, Arena of Valor juga mempunyai pengaruh besar bagi Genre MOBA hususnya Dunia Mobile Gaming dan eSports di Indonesia loh, gak percaya? simak Ulasan MobaGenie.ID berikut ini.

Wang Zhe Rong Yao Wallpaper
Wang Zhe Rong Yao Wallpaper

Honor of Kings / King of Glory / Kings of Glory / Honor of King / Honour of King bukan Cikal bakal Arena of Valor


Dari banyak ulasan an artikel di Internet versi Bahasa Indonesia yang MobaGenie baca semua mengkalin jikalau Honor of King atau biasa disingkat HoK adalah cikal bakal Arena of Valor, pada kenyataannya tidak demikian. dari laman wikipedia yang MobaGenie.ID baca, Game MOBA versi Mobile pertama yang dikembangkan Tencent adalah Wang Zhe Rong Yao yang hanya dirilis Tencet di Negara asalnya yaitu China pada Tahun 2015 silam.

Honor of Kings / King of Glory / Kings of Glory / Honor of King / Honour of King kesemuanya adalah versi Terjemahan bahasa Inggris dari Wang Zhe Rong Yao. biarpun tidak salah dengan pernyataan “Honor of King adalah Cikal Bakal Arena of Valor” karena pada dasarnya semuanyaa adalah Game yang sama akan tetapi kurang tepat karena versi official dan versi original dari Tencent adalah Wang Zhe Rong Yao.

Apa Perbedaan dari  masing masing Game di atas?


dari semua Game Tencent yang diadaptasi atau versi region tertentu dari Game original Wang Zhe Rong Yao termasuk Arena of Valor tidak mempunyai perbedaan yang signifikan selain pada Nama Game, Server dan cara login.

Wang Zhe Rong Yao : versi paling pertama dan merupakan versi Original yang hanya dirilis Tencet di Negara asalnya yaitu China pada Tahun 2015 silam. Perbedaan mendasar versi ini dari versi lain adalah, pada Login Gamenya yang mana hanya bisa menggunakan TencentQQ dan Wechat.

Honor of Kings / King of Glory / Kings of Glory / Honor of King / Honour of King : tidak banyak perbedaan selain pada Nama, Server Game dan cara login ke akun Gamenya.

Arena of Valor : Arena of Valor hanyalah nama resmi untuk Region Asia Tenggara dari Honor of Kings.

Strike of King : Strike of King versi resmi Honor of Kings untuk wilayah Eropa.

Arena Of Valor
Arena Of Valor Wallpaper

Wang Zhe Rong Yao adalah alasan Mobile Legends dan Heroes Evolved ada


Bagi kalian yang sudah memainkan Arena of Valor, Mobile Legends dan Heroes Evolved, pasti kalian merasa ketiganya begitu mirip satu sama lain. bahkan banyak yang menuduh Mobile Legends plagiat game Arena of Valor. Hal sebenarnya yang terjadi adalah, ketiga game tersebut menggunakan Engine yang sama yang digunakan Game Zhe Rong Yao dari Tenceent, baik Montoon dengan Mobile Legends maupun Heroes Evolved, mereka membeli Lisensi Engine Wang Zhe Rong Yao dari Tencent untuk dikembangkan dan diberi judul versi lain.

Tujuannya adalah untuk memudahkan Developer Moonton dalam mengembangkan game dengan konsep algoritma, visual, audio, dan artificial intelligence (AI) serupa dengan Wang Zhe Rong Yao tanpa harus merancang dari nol.

Jadi, tanpa adanya Game Wang Zhe Rong Yao, bisa dipastikan Mobile Legends tidak akan pernah di rilis Moonton dan Heroes Evolved tidak akan pernah ada. Sedang masalah tuduhan Montoon menjiplak Tenceent semua tidak benar, Moonton membeli Lisensi dari Teencent, Moonton secara sah memang berhak menggunakan semua resource dari Tenceent untuk digunakan di Game Mobile Legends.

Piala President esports 2019
Piala President esports 2019

Mobile Legends dan Perkembangan eSports di Indonesia


Meski eSports sudah sangat lama exist di Indonesia bahkan dari Tahun 90 an. akan tetapi baru di Tahun awal Tahun 2017 dan 2018 eSport begitu terasa di Indonesia dengan hadirnya Tournament Game Mobile Legends yang begitu menjamur dari mulai tournament kelas Cafe sampai kelas President, dengan ribuan kontestan dan ribuan penonton yang memadati arena tournament.

Sebelum sebelumnya, eSport di Indonesia boleh dibilang datar saja tidak mati tidak juga menggebrak. Mobile Legends bagaikan dua sisi mata uang, di sisi lain Mobile Legends adalah penggerak eSports, di sisi lain, Mobile Legends bagaikan Monster yang mematikan atlet eSports dari Game lain, yang sudah lama malang melintang di Dunia eSports tapi justru tidak atau kurang dianggap dan merasa di nomor duakan.

Terlepas dari itu semua, sebagai seorang Gamer hususnya bagi penikmat eSports dan Atlet eSports Indonesia sudah sewajarnya berterima kasih dengan Tencent. Tanpa adanya Tencent, tidak akan ada Game Wang Zhe Rong Yao, yang merupakan cikal bakal Mobile Legends, dan tanpa adanya Mobile Legends, kemungkinan besar Dunia eSports di Indonesia tidak akan sebesar seperti sekarang.

(Genie/News)


TAG:

Related Posts

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah ariktel